dapat email dari temen ttg golongan darah … jadi ngerasa lutju sendiri …kebetulan karakter golongan darah saya mirip banget sama karakter yang digambarkan itu – sahabat saya juga. Kemudian berusaha mengingat-ingat golongan darah orang-orang terdekat (tentunya sambil senyum-senyum sendiri) dan sesekali berguman “oooo iya si dia emang pantesan begitu”
Bagaimana dengan kamu? karakter golongan darahmu mirip ga dengan sifatmu he3x
masalah golongan darah adalah masalah yang sangat sensitif. Sangat sensitif manakala diketahui golongan darah kita ga sama dengan golongan darah keluarga hi3x … ketakutan jangan-jangan “anak nemu”
Jadi ingat adik saya. Lahir di keluarga yang kecil dan bahagia, saya punya seorang adik laki-laki dengan jarak usia 4 tahun lebih muda dari saya. Pertengkaran adalah hal yang tak dapat dihindarkan setiap kali kami bersama. Waktu itu dia masih SD (lupa kelas berapa- mungkin kelas 2 SD) kami bertengkar … saking kesalnya saya sempat melontarkan kata-kata ” kalau dia bukan anak Ibu dan Bapak .. dia anak nemu di tong sampah”. Pernyataan saya tentunya sangat kuat karena saya lahir lebih dahulu dan saya melihat dunia lebih dahulu. Statement ini adalah senjata ampuh saya setiap kali adik saya membuat ulah yang bikin saya kesal/marah.
Baru tahu belakangan ternyata kejadian ini membuat luka batin yang mendalam di dalam hidup adik saya ^_^
Ceritanya waktu dia duduk di SMP (saya lupa kalau ga tingkat pertama mungkin tingkat kedua) adik saya masuk rumah sakit karena gejala tipus (saya tidak ingat betul, karena pada waktu itu saya tidak tinggal bersama dengan orang tua lagi- karena saya lebih memilih tinggal di asrama di yogya).
Waktu darahnya diambil oleh suster- adik saya langsung minta suster untuk cek golongan darahnya. Oleh sang Suster – yang juga kenalan baik orang tua saya, golongan darah adik saya di tes di laboratorium. Jreng ..jreng …. keluarlah hasilnya … dan hasilnya golongan darah adik saya sama dengan golongan darah Ibu saya … he3x
Saat itu juga, adik saya meminta Ibu saya untuk menelpon saya di yogya untuk memberitahukan perihal golongan darahnya. Bukan pemberitahuan yang disampaikan oleh Ibu saya kepada saya melainkan omelan yang he3x khas Ibu-Ibu … karena statement saya itu yang telah membuatnya luka batin … MAAFIN MBAK mu YANG TERSAYANG INI ADIKKU YANG TERCINTA he3x …

July 18, 2008 at 5:46 am |
ya oloooohhh mbak nguk jahaaaattt… hahaha… abis ini telpon aahhhh..
July 18, 2008 at 6:40 am |
.. heheheheheeh namanya juga anak-anak …. ^_^